Friday, February 27, 2009

sepuluh ping sepuluh, cepek dehhh

Menjelang Pemilu...
Suasana ramai.. (halah)

Bagaimana dengan si cemplon?
Si cemplon sudah mempersiapkan diri dounk..
Udah daftar ke KBRI...
Tinggal nunggu surat suara dikirim lewat pos..

Milih nggak?
Tadinya sih mau milih.. berhubung sudah ada partai yang dikebetin..
Tapi sekarang, aku memilih untuk menjawab "undecided."
Kalimat "The more you know, the more you fear" emang benar adanya.
Tapi jangan salahkan aku donk.
Masa orang mau milih partai gak tau apa2 tentang partainya? Aku gak mau jadi orang yg sekedar latah (termasuk juga latah teknologi, no no no!!!) Berhak kan aku, mencari2 informasi dan tanya2 sana sini (dari sumber yg terpercaya tentunya).
Jangan salahkan aku dong kalo jadi ragu-ragu detik2 terakhir gini..

Tapi, aku memilih undecided dulu lah. Tetap berpikiran positif. Plus ada pertimbangan2 yg membuat acara nyoblos masih worth it. So... we'll see.

Sementara itu,
banyak orang yg jadi seleb mendadak karena pemilu.
Ada juga yg haree geneee masih main lagu lama. Pengen cari sensasi. Gak capek ya? Kita2 yg ngliat aja dah sampe bosen. Dari dulu cari sensasi. Tapi beraninya ya pake cara yg gitu2 aja. Kalo ga, milis jadi sasaran. Dasar kampungan.

Cepe' dehhhhhhhhhhh


P.S.: Daripada marah2 mending liat http://janganbikinmalu2009.com/web/galeri.php :D Tapi awas loadingnya lambat.

P.P.S: Hmm... orang berkoteka aja pakai hak pilih, masak aku yg udah tersentuh peradaban modern gini ga pake hak pilih? *berpikir2 lagi*

Monday, February 9, 2009

"Rasa Salah yang Menyenangkan" (guilty pleasure)

This is one of my ultimate guilty pleasures - aside of watching romantic comedies and reading chick flicks, of course :D (Ice cream? Chocolate? Candies? Hey - they're nutritions!)

------------------------------

So, apparently slesta has tagged whoever's reading her baton. And since I happened to read her blog, ok... I pass it on.

>>25 FACTS ABOUT ME<<


>1.
The first thing my mom said to me after I was born was:

"Aduh Dek, kamu kok jelek banget sih?"
*gubrak*

>2.

I have Chinese ancestries from my father's side. My great grandmother was an Indo-Chinese who married a Javanese man. We called her A'i (which strangely means "auntie" in chinese), and she passed away when I was 8 y.0.

>3.

I grew up dreaming to be an author. And my idol was N.H. Dini. Hehehe.


of course I didnt use laptop back in the day, but u got the idea.
>4.

To date, my Mom, some of my closest om's & tante's and old bestfriends, still call me by my childhood nickname "Echa".

>5.

As a child I cried watching Oliver & Company (when they play the song "Good Company") and The Lion King (the scene where Mufasa died). I watched Lion King in the cinema 3 times in total, all crying.


I always knew I wanted a cat, like Jenny Foxsworth

>6.

I had an imaginary friend; A squirrel-wizard, whom I nicknamed "Bajing" (ugh, ga kreatif emang...), and to visit me he travelled with a flying umbrella like that of Mary Poppin's.

>7.

As a child, I acted "attempting suicide" several times if my parents refused to grant what I want. How? Either by A. Stabbing fork on to my neck, B. jumping down from wardrobe closet, or C. brutally seizing my neck using my own hands :P

And of course, mission failed. I eventually had to come out with different scenario: crying hysterically :D

"AAAAGH! I SWEAR! I SWEAR I'M DYING NOW... YOU'LL REGRET!"

>8.

In junior high I took Electronics study for extra curricular program (muatan lokal) for the whole 3 yrs since I avoided being "too girlish".

>9.

I always thought I'd be the last one to get married among my junior high "gank" girls, and turned out I am the 3rd out of the 6 of us.

>10.

During primary school I visited Malang regularly since my grandparents live there, and I always said "I'd love to go to a highschool in Malang." Later on, this dream came true :)

>11.

I started speaking Javanese and adopted thick East Javanese dialect in senior high school.

>12

My fave subject of all time was English, and the least fave: Accounting!

>13.

To date - from time to time - I've had 8 cats, 2 caterpillars, 2 snails, 2 roosters, a hen, and around 10 millipedes as pets.

>14.

I moved out of my parents' shelters when I was 18, to study in a land 7000 miles away, and it is one of the best decisions I had ever made.

>15.

My craziest birthday-present request ever would be: a hedgehog. My parents instantly refused, of course.


OMG hedgehog. What was I thinking? -_-

>16.

My first year in NL was the toughest year in my life - yet the most memorable one :)

>17.

Decision I regretted the most was to go on with my second internship in APCO Indonesia - how I wish I had chosen a different company. But now, I try to look at the brighter side of things.

>18.

Like slesta, I think I am a self-learner too. Most of my skills I learned mostly by myself, including cooking, computer, using internet, typing, designing, drawing...

>19.

I was a late bloomer. I finally gained "normal" weight, feminine hip, defined waist and breasts when I was 20. Before? Total twiggy. That's the reason I never feel obsessed with body form, weight... whatever.

>20.

Up until now I have lived in 7 different cities throughout my life: Surabaya (14 yrs), Sidoarjo (1 yr), Malang (3 yrs), Diemen (1,5 yrs), Jakarta (1 yr), Amsterdam (2,5 yrs) and now Amstelveen (1,5 yrs).

>21.

I once involved in a hit-and-run accident. I was 17, just got my license, and driving home around 6 pm-ish when I hit a motorcyclist. I glanced and saw he was okay, so I hit the 4th gear and blasted. I feel so terrible everytime I recalled that.

>22.
look closer - this is actually an embroidery. cute huh

Cities in my travel wishlist are: the holy city of Mecca, the Big Apple , London and Hong Kong.


>23.

I got married a lot earlier than I expected, to someone totally unexpected :) I have always believed that our life is indeed full of God's surprises... and after that happened I am believing it even more.

>24.

As I said in the beginning, I have three guilty pleasures: romantic comedies, chick flicks and blog batons.

>25.

Last but not least, I am a Muslim. Well, it's obvious :)


------------------------------------

Done :)
Yeah, I know. I AM Weird - I've been like this since I was little. It's in my blood. :D

Now, tag time..
Well, I tag you all who's been reading mine. Have fun rediscovering your long-forgotten freaky facts! Relax... Compared to mine, I'm sure they won't sound that bad.

-------------------------------------

(*pics courtesy of: "writer" - self collection, "oliver& co" - coverbrowser.com, "suicide" - nataliedee.com, "hedgehog" - theviewfromdubai.com, and "traveler" - logosportswear.com)

Thursday, February 5, 2009

Sebuah pencarian



Sejak kemarin (atau mungkin 2 hari lalu) saya menyadari ada yang berubah dari "status" seorang teman...
Saya mungkin nggak dekat sama dia, cuma sebatas teman satu SMA dulu. Dulupun sekedar saling menyapa - saling senyum - atau kontak seadanya yg kebanyakan masalah kegiatan siswa.
Nggak pernah dekat secara personal.

Tapi tetap saja, waktu saya menyadari ada perubahan ini, saya senang sekali :)
Padahal mungkin, hal ini kan hal yang sangat personal. Sudah personal, isu sensitif lagi.
Termasuk salah satu hak asasi manusia yang paling mendasar.
Pokoknya udah personal, mendasar, plus sensitif.

Ya,
teman saya ini pindah agama.

Tentu saja agama dia sekarang membuat saya senang,
tapi ada yg lebih saya senangi, yaitu pencariannya akan Tuhan.
Menurut saya (dan ini pendapat pribadi ya),
percuma punya status beragama kalau tidak mencari Tuhan.
Gimanapun juga, yang paling penting itu kemauan untuk berusaha mengenal Tuhan.

Lihat saja ke sekitar kita, dunia udah makin gila.
Terutama negara kita. Tiap pagi saya sudah depresi duluan baca detik.com. Aduhh...
Nah,
menjalankan nilai-nilai agama, adalah satu cara efektif (dan mungkin satu-satunya) untuk menjaga kita agar tetap "waras".

Keyakinan akan Tuhan, memberi kita rasa damai dan tenang.
Kedamaian dan ketenangan membuat kita sabar dalam menghadapi masalah,
Membuat kepala kita tetap "dingin" ketika membuat keputusan :)
Menyalakan semangat kita untuk mengisi hari-hari di dunia yang singkat ini, dengan positif.
Menjaga kita supaya tidak egois, dan meneruskan kasih sayang ke sesama.

Nah kalau saya pribadi,
kedamaian, ketenangan dan semangat itu, saya dapat dari agama saya. Islam.
Dan, Kristen-Katolik-Hindu-Budha dan agama lain juga memberikan ketenangan.
Saya yakin, demikianlah kita harus fair atau adil dalam memandang agama lain - agama selain yg kita peluk.

Sebagai manusia yg wajib berlaku adil, dewasakah kita kalau masih aja menuding-nuding agama lain yang nggak-nggak?
Kalau pakemnya jelas, nggak sesat (misal menyuruh pengikutnya menuhankan makhluk hidup lain - kambing, atau manusia lain, contohnya) kenapa harus dituding yang bukan-bukan? Cape' deh.. :(

Kalaupun anda ingin mengajak-ngajak orang lain masuk agama anda, pasti ada cara yg lebih adil... daripada dengan cara menghasut yang nggak-nggak...

Ya, kenapa kita harus benci berlebihan... Adakah agama yg mengajarkan orang untuk saling membenci berlebih-lebihan?

Saya mungkin bukan orang yang paling berilmu dalam agama,
Tapi yang saya tahu...,
Semua agama (kecuali aliran sesat lo ya) bersumber dari damai, dan mengajak ke kedamaian.
Dan selama kita mencari dan berusaha mengenali Tuhan, saya yakin disitu ada kebenaran.
CMIIW... :)

Mudah2an berkenan...